Rebeauty

2026-09-17

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen melepaskan adhesi di bawah kulit dan merangsang pembentukan kolagen alami untuk mengatasi garis senyum, kerutan statis, serta bekas jerawat bertipe rolling.

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat

a. Regenerasi Dermis Autologus Juvgen adalah metode melepaskan adhesi di dalam kulit dan menyuntikkan asam hialuronat untuk merangsang produksi kolagen.

b. Tindakan ini dapat dipertimbangkan setelah memeriksa bentuk dan kondisi kulit untuk mengatasi garis senyum, kerutan dahi, kerutan antara alis, serta beberapa jenis bekas jerawat dan bekas cacar air.

c. Jumlah sesi dan progres pemulihan yang dibutuhkan dapat bervariasi pada setiap individu, tergantung pada tingkat adhesi, kondisi kulit, dan kemampuan produksi kolagen alami tubuh.

Halo. Saya dr. Park So-hyun, kepala dokter di Samsung B&S Clinic.

Kerutan wajah atau bekas jerawat terkadang sulit dinilai penyebabnya hanya dari tampilan luar. Hal ini terjadi karena selain penurunan volume di permukaan kulit, jaringan di bagian dalam mungkin saling menempel (adhesi) atau jaringan fibrosa menarik kulit ke bawah secara bersamaan.

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat

Hari ini, mari kita pelajari prinsip kerja Regenerasi Dermis Autologus Juvgen yang mempertimbangkan struktur kulit ini, serta bagaimana penerapannya pada garis senyum, kerutan antara alis, kerutan dahi, dan bekas jerawat.

1. Kerutan berkaitan erat dengan adhesi di bawah lapisan kulit

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 2

Kerutan dapat diibaratkan seperti kertas yang dilipat atau diremas berulang kali, di mana bekas lipatannya sulit hilang. Ketika struktur kolagen di lapisan dermis kulit berubah dan rangsangan terus terjadi di area yang sama, garis di permukaan kulit dapat semakin dalam.

Dalam proses ini, jaringan antara epidermis dan dermis dapat mengalami perlengketan (adhesi), atau jaringan fibrosa di bawah kulit dapat menarik area tertentu. Kerutan yang awalnya hanya terlihat saat berekspresi dapat berkembang menjadi kerutan statis yang tetap terlihat bahkan saat wajah rileks tanpa ekspresi.

Oleh karena itu, saat memeriksa kerutan yang dalam, penting untuk tidak hanya melihat seberapa dalam cekungan kulit, tetapi juga memeriksa ada tidaknya adhesi di dalam, kedalaman kerutan, dan kondisi jaringan di sekitarnya secara menyeluruh.

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen bekerja dengan memisahkan area adhesi tersebut, kemudian merangsang terbentuknya kolagen alami di ruang yang tercipta.

2. Prinsip penggunaan gas karbon dioksida dan asam hialuronat

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 3
Juvgen adalah prosedur yang menggunakan gas karbon dioksida untuk meregangkan jaringan yang melekat, kemudian menyuntikkan asam hialuronat dalam jumlah sangat sedikit secara bersilang ke dalam ruang yang telah dibuat.

Asam hialuronat yang digunakan di sini berfokus pada menciptakan lingkungan ideal agar kolagen dapat diproduksi di ruang tempat adhesi telah terpisah, bukan sekadar mengisi volume di area yang cekung. Asam hialuronat yang disuntikkan akan diserap oleh tubuh seiring berjalannya waktu, dan kondisi kulit serta perkembangannya di area tersebut akan terus dipantau.

Namun, tingkat produksi kolagen dan progres pemulihan setelah tindakan tidak selalu sama pada setiap orang. Hasilnya dapat bervariasi tergantung pada ketebalan kulit, tingkat keparahan adhesi, area tindakan, kedalaman bekas luka atau kerutan, serta kemampuan regenerasi kolagen masing-masing individu.

3. Filler dan Juvgen memiliki prinsip kerja yang berbeda

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 4
Meskipun filler dan Juvgen sama-sama dapat menggunakan asam hialuronat, tujuan dan prinsip penerapannya berbeda.

Filler asam hialuronat konvensional bertujuan untuk menambah volume pada area yang cekung atau kehilangan kepadatannya. Ketahanannya bervariasi tergantung pada produk yang digunakan, area tindakan, dan kondisi kulit individu, serta dapat memerlukan pengulangan jika diperlukan.

Sebaliknya, Regenerasi Dermis Autologus Juvgen bertujuan untuk melepaskan jaringan yang saling melekat di dalam kulit dan memfasilitasi produksi kolagen di ruang tersebut. Oleh karena itu, meski menggunakan bahan asam hialuronat yang serupa, pendekatan perawatannya sangat berbeda.

Metode yang paling tepat tidak ditentukan hanya berdasarkan satu faktor. Arah perawatan harus dinilai berdasarkan kondisi masing-masing pasien setelah memeriksa bentuk dan kedalaman kerutan, ada tidaknya adhesi, ketebalan kulit, serta tingkat kehilangan volume di sekitarnya.

4. Garis senyum yang muncul sejak usia muda

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 5
Salah satu area yang sering dipertimbangkan untuk tindakan Juvgen adalah garis senyum (nasolabial).

Garis senyum dapat bertambah dalam seiring penuaan kulit yang disertai penurunan elastisitas atau perubahan volume wajah. Namun, garis senyum tidak selalu muncul hanya karena faktor usia bertambah.

Tergantung pada karakteristik anatomi seperti struktur tulang di sekitar mulut atau struktur rongga mulut, garis senyum bisa terlihat cukup jelas bahkan di usia yang relatif muda. Garis yang tetap terlihat dalam, baik saat tersenyum maupun saat berekspresi santai, sering kali membuat wajah tampak lelah atau lebih tua dari usia sebenarnya.

Ketika merencanakan perawatan garis senyum, evaluasi tidak hanya dilakukan pada seberapa dalam cekungannya. Dokter akan memeriksa keberadaan adhesi di bawah kulit, perubahan volume, struktur di sekitar mulut, serta penyebab terbentuknya kerutan untuk menentukan metode yang sesuai, termasuk Regenerasi Dermis Autologus Juvgen.

5. Kerutan antara alis yang membuat wajah tampak marah atau murung

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 6
Kerutan vertikal di antara kedua alis juga merupakan area yang dapat dipertimbangkan untuk Juvgen, tergantung pada kondisi kulit.

Ketika kerutan glabella ini semakin dalam, seseorang bisa disalahpahami terlihat galak atau sedang marah padahal ekspresi wajahnya sedang rileks. Pada awalnya garis hanya muncul saat mengerutkan dahi, namun dengan gerakan berulang yang terus-menerus, kerutan dapat tertinggal permanen saat wajah tanpa ekspresi.

Hal penting dalam tahap ini adalah memastikan apakah kerutan tersebut bersifat dinamis (hanya muncul saat berekspresi) atau kerutan statis (garis tetap terlihat meski ekspresi rileks). Jika merupakan kerutan statis dengan adhesi di bawah kulit, tindakan Juvgen dapat dipertimbangkan setelah mengevaluasi kedalaman kerutan dan kondisi jaringannya.

6. Kerutan dahi yang tebal akibat penggunaan otot dahi

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 7

Jika kekuatan untuk membuka mata kurang optimal, seseorang dapat secara tidak sadar memiliki kebiasaan menggunakan otot alis dan dahi saat membuka mata. Gerakan berulang ini dapat memicu timbulnya garis kerutan horizontal di dahi.

Terutama jika penggunaan otot dahi sangat aktif, garis yang awalnya hanya tampak saat membuka mata lebar atau berekspresi dapat semakin dalam dan bertahan permanen setiap saat.

Jika garis yang tebal dan dalam telah menetap menjadi kerutan statis, Juvgen dapat dipertimbangkan setelah memeriksa tingkat adhesi internal dan kondisi kulit.

Namun, bila kerutan dahi berkaitan dengan kekuatan kelopak mata saat terbuka, memeriksa kerutan saja mungkin tidak cukup. Perlu juga diamati penyebab terbentuknya kerutan, termasuk pergerakan kelopak mata dan derajat keterlibatan otot dahi.

7. Bekas jerawat tipe rolling yang bulat dan lebar

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 8
Regenerasi Dermis Autologus Juvgen tidak hanya diterapkan pada kerutan, tetapi juga dapat dipertimbangkan untuk beberapa jenis bekas jerawat.

Salah satu jenis bekas jerawat dengan lekukan bulat dan melandai disebut rolling scar. Bekas luka ini terbentuk karena jaringan fibrosa di bawah kulit menarik permukaan kulit ke bawah, sehingga tampak cekung luas dan bergelombang.

Jika bekas luka disertai dengan adhesi semacam ini, perawatan yang memisahkan area adhesi dan memicu produksi kolagen baru dapat dipertimbangkan setelah memastikan kondisi kulit dan kedalaman bekas lukanya.

Akan tetapi, tidak semua jenis bekas jerawat cocok untuk metode yang sama. Karena bentuk, kedalaman, luas, ketebalan kulit, dan tingkat adhesi berbeda-beda pada setiap bekas luka, rencana perawatan harus disusun setelah pemeriksaan medis untuk mengidentifikasi tipe bekas lukanya.

8. Contoh perkembangan perawatan bekas jerawat di area pelipis

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 9
Terdapat kasus seorang pasien dengan bekas jerawat bulat dan lebar di area pelipis yang menjalani satu kali tindakan dan dipantau perkembangannya.

Sebelum prosedur, bentuk, kedalaman, dan tingkat adhesi bekas luka di pelipis dievaluasi secara mendalam. Setelah tindakan, perubahan kondisi kulit diamati melalui foto dokumentasi berkala pada area yang sama.

Poin penting yang perlu diingat adalah bahwa kasus ini merupakan perkembangan pemulihan pada satu pasien tertentu. Bahkan dengan prosedur Juvgen yang sama, hasilnya dapat bervariasi bergantung pada kedalaman bekas luka, bentuknya, derajat adhesi, kualitas kulit, serta kapasitas regenerasi kolagen alami pasien.

Oleh karena itu, hasil perawatan seorang pasien tidak boleh diartikan sebagai hasil yang pasti sama untuk semua orang, dan jumlah sesi yang dibutuhkan pun akan berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing.

9. Bekas cacar air yang dalam dan bulat

Regenerasi Dermis Autologus Juvgen: Prinsip Kerja untuk Garis Senyum dan Bekas Jerawat 사진 10
Banyak orang yang merasa terganggu dalam jangka waktu lama akibat bekas cacar air yang dalam dan bulat sejak masa kanak-kanak.

Meskipun ukurannya tidak terlalu besar, bekas luka cacar air yang cekung dalam ke kulit bagian bawah dapat terlihat sangat jelas tergantung arah pencahayaan atau sudut pandang wajah. Karena bekas luka ini tidak kunjung hilang seiring waktu atau sulit disamarkan dengan riasan, banyak yang mencari solusi perawatan medis.

Bekas luka seperti ini juga dapat dinilai kecocokannya untuk Regenerasi Dermis Autologus Juvgen setelah memeriksa kedalaman, bentuk, ketebalan kulit, serta keberadaan adhesi jaringan di bawahnya. Karena bentuk dan kedalamannya berbeda pada setiap orang, sulit menentukan secara pasti jumlah sesi atau hasil tanpa konsultasi dan pemeriksaan langsung.

Garis senyum, kerutan statis pada dahi atau antara alis, bekas jerawat, dan bekas cacar air mungkin tampak serupa di permukaan, tetapi penyebab pembentukan dan kondisi jaringan kulit dalamnya bisa sangat berbeda. Oleh sebab itu, keputusan untuk menjalani Juvgen harus diambil setelah mengevaluasi kondisi kulit dan tingkat adhesi secara komprehensif.

Setelah tindakan, efek samping seperti bengkak, memar, nyeri, kemerahan, peradangan, infeksi, nodul, atau perubahan pigmentasi dapat terjadi tergantung respons tubuh masing-masing, dan proses pemulihan dapat bervariasi. Jika Anda mempertimbangkan tindakan ini, disarankan untuk berkonsultasi mendalam dengan dokter guna menentukan arah perawatan yang paling sesuai bagi kulit Anda.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pendekatan klinis Kepala Dokter Park So-hyun terkait perawatan kerutan dan bekas luka, Anda dapat menemukan informasi selengkapnya di blog resmi.

Penjelasan lebih detail mengenai prinsip kerja Regenerasi Dermis Autologus Juvgen serta penerapannya untuk garis senyum dan bekas jerawat juga dapat disaksikan melalui video aslinya.

Samsung B&S Clinic Gangnam Lantai 9, 514 Teheran-ro, Gangnam-gu, Seoul Check-in blog ini Artikel lain dari tempat ini

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa perbedaan antara Regenerasi Dermis Autologus Juvgen dan filler biasa?

Kedua prosedur memiliki perbedaan mendasar dalam tujuan dan prinsip kerjanya. Filler biasa bertujuan untuk langsung mengisi volume pada area yang cekung, sedangkan Juvgen berfokus pada memisahkan adhesi di dalam kulit dan menciptakan lingkungan ideal untuk merangsang produksi kolagen alami.

Apakah prosedur Juvgen dapat diterapkan pada semua jenis bekas jerawat?

Tidak, penerapannya bergantung pada bentuk dan kondisi bekas luka. Juvgen biasanya dipertimbangkan untuk rolling scar yang permukaannya bulat dan melandai akibat tarikan jaringan fibrosa di bawah kulit, setelah dievaluasi kedalaman luka dan ketebalan kulitnya.

Apa kriteria penerapan Juvgen pada garis senyum?

Kriteria ditentukan dengan memeriksa keberadaan adhesi jaringan di bawah kulit serta kedalaman garis kerutan. Karena garis senyum bisa disebabkan oleh penuaan maupun struktur anatomi mulut dan tulang wajah, dokter akan mengevaluasi kondisi jaringan dan ekspresi secara menyeluruh.

Apakah asam hialuronat yang disuntikkan saat Juvgen akan bertahan selamanya?

Tidak, asam hialuronat dalam jumlah sangat sedikit yang disuntikkan akan diserap secara alami oleh tubuh seiring berjalannya waktu. Zat ini berfungsi memicu lingkungan regenerasi kolagen, bukan untuk mengisi volume dalam jangka panjang.

Apa saja efek samping atau reaksi yang mungkin muncul setelah prosedur Juvgen?

Setelah tindakan, reaksi seperti bengkak, memar, nyeri, dan kemerahan dapat muncul tergantung respons individu. Risiko peradangan, infeksi, terbentuknya nodul, atau perubahan pigmentasi juga mungkin terjadi, sehingga konsultasi dan instruksi pascatindakan dari tenaga medis sangatlah penting.

Like

Info Klinik

Detail
삼성비앤에스의원 Klinik · 서울